HeadlineNews

Data Semester I 2026 Dirilis, Kendari Terpadat dan Konawe Kepulauan Paling Sedikit Penduduk

SULTRA.PUSARAN.ONLINE-Kota Kendari menempati peringkat pertama sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbanyak di Sulawesi Tenggara, sementara Kabupaten Konawe Kepulauan tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penduduk paling sedikit. Data resmi kependudukan Semester I Tahun 2026 ini dirilis dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) sekaligus penandatanganan perjanjian kerja sama pemanfaatan data kependudukan, Jumat (21/8/2026).

Berdasarkan catatan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Sultra, penduduk Kota Kendari kini mencapai 380.800 jiwa, terdiri dari 191.290 laki-laki dan 189.510 perempuan. Sementara itu, Kabupaten Konawe Kepulauan memiliki jumlah penduduk 45.756 jiwa, dengan rincian 23.155 laki-laki dan 22.601 perempuan.

Kepala Dinas Dukcapil Sultra, Burhanuddin, menyampaikan bahwa data yang dirilis merupakan data resmi yang diharapkan menjadi rujukan utama dalam penyusunan kebijakan publik.

“Data yang kita rilis ini adalah data resmi. Kita berharap data ini akurat sehingga kebijakan yang dihasilkan juga tepat. Dari kebijakan yang tepat akan menghasilkan pelayanan yang berkualitas. Ini penting supaya daerah kita lebih maju ke depan,” ungkap Burhanuddin.

Ia menegaskan kualitas data kependudukan memiliki peran sangat penting dalam menentukan arah pembangunan. Data yang akurat akan membantu pemerintah menyusun program yang tepat sasaran, termasuk dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain rilis data, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pemanfaatan data kependudukan. Langkah ini diharapkan dapat mendorong penggunaan data secara lebih optimal, terintegrasi, dan menjadi dasar pengambilan keputusan serta perencanaan pembangunan di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.

“Melalui FGD dan kerja sama pemanfaatan data ini, diharapkan penggunaan data kependudukan dapat semakin optimal, terintegrasi, serta menjadi basis dalam pengambilan keputusan dan perencanaan pembangunan di Sultra,” imbuhnya.(***)

Related Posts

1 of 30